Jasa SPA CPKB BPOM Proses Cepat dan Resmi di Bali

Jasa SPA CPKB BPOM Proses Cepat dan Resmi di BaliIndustri kosmetik di Bali terus mengalami perkembangan, mulai dari brand skincare lokal, produk perawatan tubuh, hingga usaha kosmetik berbasis bahan alami. Banyak pelaku usaha mulai menciptakan produk dengan merek sendiri untuk memenuhi kebutuhan pasar yang semakin meningkat.

Namun, sebelum produk kosmetik dapat dipasarkan secara legal, pelaku usaha harus memastikan fasilitas produksinya telah memenuhi standar yang ditetapkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Salah satu dokumen penting yang dibutuhkan adalah SPA CPKB (Sertifikat Pemenuhan Aspek Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik).

Melalui Jasa SPA CPKB BPOM, pelaku usaha kosmetik dapat memperoleh pendampingan dalam proses pemenuhan persyaratan, mulai dari persiapan dokumen, evaluasi fasilitas produksi, penyusunan sistem mutu, hingga proses pengajuan sertifikat kepada BPOM.

PERMATAMAS hadir membantu pelaku usaha kosmetik di Bali dalam mengurus SPA CPKB secara profesional agar proses berjalan lebih mudah, cepat, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Apa Itu SPA CPKB BPOM?

SPA CPKB adalah sertifikat yang menunjukkan bahwa sarana produksi kosmetik telah memenuhi aspek-aspek dasar Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik sesuai standar BPOM.

Dokumen ini menjadi bukti bahwa fasilitas produksi telah menerapkan sistem yang mendukung keamanan, kualitas, dan konsistensi produk kosmetik yang dibuat.

Penerapan CPKB mencakup berbagai hal, seperti kebersihan fasilitas, pengendalian bahan baku, proses produksi, penyimpanan produk, pengawasan mutu, hingga dokumentasi kegiatan produksi.

Bagi pelaku usaha kosmetik, SPA CPKB menjadi salah satu persyaratan penting agar produk dapat diproses untuk mendapatkan notifikasi kosmetik BPOM dan diedarkan secara resmi di Indonesia.

Mengapa SPA CPKB BPOM Penting untuk Industri Kosmetik?

Setiap produk kosmetik yang beredar di pasaran harus memenuhi standar keamanan dan mutu yang telah ditetapkan pemerintah.

Dengan memiliki SPA CPKB, produsen menunjukkan bahwa proses pembuatan kosmetik telah dilakukan melalui sistem yang terkontrol dan memenuhi standar produksi yang baik.

Menjamin Keamanan dan Kualitas Produk Kosmetik

Penerapan standar CPKB membantu memastikan produk dibuat melalui proses yang higienis dan terkendali.

Hal ini penting karena kosmetik digunakan langsung pada tubuh manusia sehingga kualitas bahan dan proses produksinya harus diperhatikan.

Menjadi Persyaratan Legalitas Produk Kosmetik

SPA CPKB menjadi salah satu dokumen pendukung dalam proses legalitas industri kosmetik.

Dengan fasilitas produksi yang memenuhi standar, pelaku usaha dapat melanjutkan proses pendaftaran produk agar memperoleh izin edar berupa notifikasi kosmetik BPOM.

Meningkatkan Kepercayaan Konsumen

Konsumen saat ini semakin memperhatikan keamanan dan legalitas produk yang digunakan.

Memiliki fasilitas produksi yang memenuhi standar BPOM dapat meningkatkan kredibilitas brand dan memberikan rasa percaya kepada pelanggan.

Perbedaan SPA CPKB dan Sertifikat CPKB Penuh

Dalam industri kosmetik terdapat perbedaan antara SPA CPKB dan Sertifikat CPKB penuh. Keduanya memiliki fungsi sebagai bukti penerapan standar produksi kosmetik, tetapi memiliki cakupan penerapan yang berbeda.

SPA CPKB untuk Industri Kosmetik Tertentu

SPA CPKB umumnya digunakan oleh pelaku usaha kosmetik yang memproduksi produk dengan merek sendiri dan memenuhi persyaratan aspek tertentu dalam penerapan CPKB.

Jenis sertifikat ini banyak digunakan oleh pelaku usaha kosmetik skala kecil hingga menengah yang sedang mengembangkan brand sendiri.

Dengan SPA CPKB, pelaku usaha dapat membuktikan bahwa fasilitas produksinya telah memenuhi standar dasar yang dipersyaratkan BPOM.

Sertifikat CPKB Penuh untuk Industri Skala Lebih Besar

Sertifikat CPKB penuh memiliki cakupan penerapan standar yang lebih lengkap.

Biasanya diperlukan oleh industri kosmetik dengan fasilitas produksi yang lebih besar atau perusahaan yang menjalankan kegiatan produksi berdasarkan kontrak atau maklon untuk pihak lain.

Penerapan CPKB penuh mencakup seluruh aspek manajemen mutu kosmetik sesuai standar yang berlaku.

Jasa SPA CPKB BPOM Proses Cepat dan Resmi di Bali
Jasa SPA CPKB BPOM Proses Cepat dan Resmi di Bali

Golongan Usaha dalam Penerapan CPKB Kosmetik

Dalam penerapan standar CPKB, industri kosmetik dapat memiliki persyaratan berbeda berdasarkan kategori usaha dan jenis produksi yang dilakukan.

Kosmetik Golongan A

Golongan A merupakan kategori usaha dengan penerapan standar yang lebih lengkap.

Biasanya membutuhkan pengawasan teknis yang lebih luas karena mencakup proses produksi dengan tingkat kompleksitas lebih tinggi.

Pada kategori ini, perusahaan perlu memastikan sistem mutu, fasilitas, dan tenaga teknis telah sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan.

Kosmetik Golongan B

Golongan B diperuntukkan bagi usaha kosmetik dengan skala yang lebih sederhana.

Persyaratan penerapannya lebih disesuaikan dengan kemampuan dan karakteristik usaha, namun tetap harus memenuhi standar keamanan dan mutu produksi kosmetik.

Kategori ini banyak digunakan oleh pelaku UMKM kosmetik yang sedang membangun dan mengembangkan produknya.

Tahapan Pengurusan SPA CPKB BPOM

Proses pengurusan SPA CPKB membutuhkan persiapan yang tepat agar pengajuan dapat berjalan lancar.

Beberapa tahapan yang perlu dilakukan antara lain:

Persiapan Dokumen dan Data Usaha

Tahap awal dilakukan dengan menyiapkan dokumen perusahaan, informasi produk, data fasilitas produksi, serta dokumen pendukung lainnya.

Evaluasi Kesiapan Fasilitas Produksi

Fasilitas produksi akan dievaluasi untuk memastikan telah memenuhi aspek kebersihan, tata ruang, penyimpanan bahan, dan standar produksi kosmetik.

Penyusunan Sistem dan Prosedur Produksi

Produsen perlu memiliki prosedur kerja yang mendukung penerapan CPKB, termasuk prosedur produksi, pengawasan mutu, dan dokumentasi.

Pendampingan Pengajuan SPA CPKB

Setelah seluruh persyaratan siap, proses pengajuan dilakukan sesuai prosedur BPOM hingga sertifikat diterbitkan.

Jasa SPA CPKB BPOM PERMATAMAS di Bali

Mengurus SPA CPKB BPOM membutuhkan pemahaman mengenai standar industri kosmetik dan persyaratan administrasi yang harus dipenuhi.

PERMATAMAS menyediakan Jasa SPA CPKB BPOM di Bali untuk membantu produsen kosmetik memenuhi standar Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik secara lebih mudah dan terarah.

Pendampingan PERMATAMAS meliputi:

✅ Konsultasi awal terkait persyaratan SPA CPKB
✅ Pemeriksaan kesiapan fasilitas produksi kosmetik
✅ Pendampingan penyusunan dokumen CPKB
✅ Penyusunan prosedur dan sistem mutu produksi
✅ Persiapan pengajuan kepada BPOM
✅ Pendampingan hingga sertifikat SPA CPKB terbit

Dengan pengalaman dalam membantu proses legalitas industri kosmetik, PERMATAMAS membantu pelaku usaha di Bali agar lebih siap memenuhi standar BPOM.

Jika Anda memiliki brand kosmetik, skincare, atau produk perawatan tubuh dan membutuhkan pengurusan SPA CPKB BPOM, konsultasikan kebutuhan Anda bersama PERMATAMAS.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi 17131
No Telp : 021-89253417
Watshapp : 085777630555

FAQ Jasa SPA CPKB BPOM Di Bali

1. Apa itu SPA CPKB BPOM?

SPA CPKB BPOM adalah sertifikat yang membuktikan bahwa fasilitas produksi kosmetik telah memenuhi aspek Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik sesuai standar BPOM.

2. Apakah SPA CPKB wajib untuk usaha kosmetik?

SPA CPKB menjadi salah satu persyaratan penting bagi pelaku usaha kosmetik agar dapat memenuhi standar produksi dan mendukung proses legalitas produk.

3. Apa manfaat memiliki SPA CPKB?

Manfaatnya antara lain meningkatkan kualitas produksi, menjamin keamanan produk, dan membantu memenuhi persyaratan industri kosmetik.

4. Apakah UMKM kosmetik di Bali bisa mengurus SPA CPKB?

Bisa. UMKM kosmetik dapat mengajukan SPA CPKB selama memenuhi persyaratan yang ditentukan.

5. Berapa lama proses pengurusan SPA CPKB BPOM?

Waktu proses tergantung pada kesiapan dokumen, fasilitas produksi, dan pemenuhan persyaratan yang diperlukan.

6. Apakah PERMATAMAS membantu dari awal sampai sertifikat terbit?

Ya. PERMATAMAS mendampingi mulai dari persiapan dokumen, evaluasi fasilitas, hingga proses pengajuan SPA CPKB selesai.

7. Apakah SPA CPKB sama dengan izin edar kosmetik?

Tidak. SPA CPKB merupakan persyaratan terkait fasilitas produksi, sedangkan izin edar kosmetik dilakukan melalui proses notifikasi produk kepada BPOM.

8. Apakah pabrik maklon kosmetik membutuhkan CPKB?

Ya, industri yang melakukan produksi kosmetik untuk pihak lain membutuhkan penerapan standar CPKB sesuai ketentuan yang berlaku.

9. Mengapa menggunakan jasa konsultasi SPA CPKB?

Karena prosesnya membutuhkan pemahaman teknis mengenai standar produksi kosmetik dan dokumen yang harus dipenuhi.

10. Bagaimana cara mulai mengurus SPA CPKB BPOM di Bali?

Hubungi PERMATAMAS untuk mendapatkan konsultasi dan pendampingan pengurusan SPA CPKB sesuai kebutuhan bisnis kosmetik Anda.

Syarat SPA CPKB sebagai Standar Wajib Industri Kosmetik

Syarat SPA CPKB sebagai Standar Wajib Industri Kosmetik – Sertifikat Pemenuhan Aspek Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik atau SPA CPKB merupakan fondasi utama bagi industri kosmetik sebelum memasarkan produknya secara legal di Indonesia. Sertifikat ini menjadi bukti bahwa proses produksi kosmetik telah memenuhi standar keamanan, mutu, dan konsistensi sebagaimana ditetapkan oleh BPOM. Tanpa SPA CPKB, pelaku usaha berisiko terhambat dalam pengajuan izin edar kosmetik.

Dalam implementasinya, SPA CPKB tidak hanya menilai hasil akhir produk, tetapi seluruh sistem produksi yang dijalankan perusahaan. Mulai dari legalitas usaha, kesiapan fasilitas, hingga kompetensi sumber daya manusia, semuanya menjadi satu kesatuan yang dinilai secara menyeluruh. Oleh karena itu, pemenuhan syarat SPA CPKB perlu dipahami sebagai proses sistematis, bukan sekadar kelengkapan dokumen.

Syarat pengurusan SPA CPKB antara lain:
• Legalitas usaha dengan klasifikasi industri kosmetik
• Memiliki akun OSS berbasis risiko
• Dokumen permohonan dan persetujuan denah bangunan
• Penerapan sistem mutu CPKB secara menyeluruh
• Ketersediaan personel yang kompeten
• Penunjukan Penanggung Jawab Teknis (PJT)
• Kesiapan audit dan inspeksi BPOM

PERMATAMAS memahami bahwa proses SPA CPKB bukan sekadar formalitas, melainkan langkah strategis untuk membangun industri kosmetik yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Persyaratan Administratif dalam Pengajuan SPA CPKB

Persyaratan administratif menjadi pintu awal dalam pengajuan SPA CPKB. Industri kosmetik wajib memiliki Nomor Induk Berusaha yang sesuai dengan klasifikasi industri kosmetik, disertai kepemilikan akun OSS berbasis risiko yang aktif dan terverifikasi. Seluruh data usaha harus selaras antara sistem OSS dan sistem sertifikasi BPOM.

Selain itu, perusahaan juga diwajibkan menyiapkan surat permohonan resmi serta dokumen persetujuan tata letak bangunan produksi kosmetik. Denah bangunan ini harus mencerminkan alur produksi yang sesuai dengan prinsip CPKB, termasuk pemisahan area bersih dan area berisiko. Ketidaksesuaian tata ruang sering menjadi temuan awal dalam proses evaluasi.

Dokumen pendukung lainnya seperti izin usaha, izin operasional, serta persetujuan penggunaan fasilitas bersama (jika ada) juga harus dilampirkan.

Syarat administratif SPA CPKB:
• Nomor Induk Berusaha KBLI 20232
• Akun OSS RBA dan sistem sertifikasi BPOM yang aktif
• Surat permohonan resmi pengajuan SPA CPKB
• Persetujuan denah bangunan produksi kosmetik
• Dokumen izin usaha dan operasional
• Dokumen Aspek CPKB

PERMATAMAS berperan aktif membantu pelaku usaha memastikan seluruh persyaratan administratif tersusun rapi, sinkron, dan sesuai dengan regulasi terbaru.

Persyaratan Teknis dan Sistem Mutu SPA CPKB

Persyaratan teknis SPA CPKB berfokus pada penerapan sistem Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik secara menyeluruh. BPOM menilai bagaimana perusahaan mengelola mutu, kebersihan, dan pengendalian proses produksi dari awal hingga produk siap diedarkan.

Sistem mutu mencakup penyusunan dokumen standar operasional, pengelolaan personalia, pengendalian peralatan, hingga prosedur penanganan keluhan dan penarikan produk. Setiap tahapan harus terdokumentasi dan dapat dibuktikan implementasinya di lapangan. Sistem yang hanya tertulis tanpa penerapan nyata akan menjadi catatan serius dalam audit.

Selain itu, fasilitas produksi wajib memenuhi standar sanitasi, tata letak, dan keamanan yang mencegah terjadinya kontaminasi silang. Peralatan produksi harus sesuai peruntukan, mudah dibersihkan, dan dipelihara secara berkala.

Semua aspek ini menunjukkan komitmen perusahaan terhadap mutu produk kosmetik.
• Sistem manajemen mutu dan dokumentasi CPKB
• Kualifikasi dan struktur organisasi personalia
• Bangunan dan fasilitas produksi sesuai standar
• Peralatan produksi dan pengujian yang memadai
• Prosedur pengawasan mutu dan audit internal

PERMATAMAS mendampingi industri kosmetik dalam menyiapkan dan menerapkan sistem teknis CPKB agar siap menghadapi evaluasi dan inspeksi BPOM.

Peran Penanggung Jawab Teknis dalam SPA CPKB

Penanggung Jawab Teknis (PJT) memegang peran sentral dalam pemenuhan SPA CPKB. PJT bertanggung jawab memastikan seluruh proses produksi kosmetik berjalan sesuai standar CPKB dan ketentuan regulasi yang berlaku. Tanpa PJT yang memenuhi kualifikasi, pengajuan SPA CPKB tidak dapat diproses.

Untuk industri kosmetik golongan tertentu, PJT harus berasal dari latar belakang pendidikan kefarmasian yang relevan. Kualifikasi PJT disesuaikan dengan skala dan jenis kegiatan produksi yang dilakukan perusahaan. PJT juga wajib terlibat aktif dalam pengawasan mutu dan pengambilan keputusan teknis. Selain memenuhi kualifikasi akademik, PJT harus memahami sistem mutu, dokumentasi, serta mampu berkoordinasi dengan manajemen dan tim produksi.

Kesiapan PJT dalam menerapkan CPKB secara berkelanjutan.
• Penunjukan PJT sesuai golongan industri kosmetik
• Kualifikasi pendidikan dan kompetensi teknis
• Peran aktif PJT dalam pengawasan produksi
• Keterlibatan PJT dalam sistem mutu dan audit
• Tanggung jawab PJT terhadap kepatuhan regulasi

PERMATAMAS membantu pelaku usaha dalam penyesuaian persyaratan PJT, mulai dari penilaian kualifikasi hingga integrasi peran PJT dalam sistem SPA CPKB perusahaan.

Panduan Lengkap Registrasi Izin BPOM Kosmetik
Panduan Lengkap Registrasi Izin BPOM Kosmetik

Proses Pengajuan dan Evaluasi SPA CPKB oleh BPOM

Setelah seluruh persyaratan administratif dan teknis dipenuhi, pengajuan SPA CPKB dilakukan melalui sistem perizinan berbasis risiko. Proses ini menandai dimulainya tahapan evaluasi oleh BPOM yang meliputi pemeriksaan dokumen hingga penilaian kesiapan fasilitas produksi secara menyeluruh. Pada tahap ini, konsistensi data menjadi faktor krusial agar proses berjalan tanpa hambatan.

BPOM akan menelaah kesesuaian dokumen dengan kondisi lapangan, termasuk sistem mutu, tata letak bangunan, dan peran Penanggung Jawab Teknis. Jika ditemukan ketidaksesuaian, pemohon akan diminta melakukan perbaikan dalam jangka waktu tertentu. Respons yang lambat atau perbaikan yang tidak tepat dapat memperpanjang waktu penerbitan SPA CPKB.

Tahapan evaluasi biasanya diakhiri dengan inspeksi atau audit lapangan. Audit ini bertujuan memastikan bahwa seluruh sistem yang diajukan benar-benar diterapkan, bukan hanya tertulis dalam dokumen.

Hasil audit akan menjadi dasar keputusan apakah SPA CPKB dapat diterbitkan atau masih memerlukan perbaikan lanjutan.
• Pengajuan permohonan melalui sistem OSS RBA
• Pemeriksaan kelengkapan dan konsistensi dokumen
• Evaluasi sistem mutu dan kesiapan fasilitas
• Pelaksanaan audit atau inspeksi lapangan
• Penetapan hasil evaluasi oleh BPOM

PERMATAMAS mendampingi pelaku usaha sejak tahap pengajuan hingga evaluasi akhir, memastikan setiap proses berjalan sesuai alur dan standar BPOM.

Kesalahan Umum yang Menghambat Penerbitan SPA CPKB

Dalam praktiknya, banyak pengajuan SPA CPKB yang mengalami penundaan akibat kesalahan yang sebenarnya dapat dihindari. Kesalahan ini umumnya terjadi karena kurangnya pemahaman terhadap standar CPKB atau ketidaksiapan sistem produksi saat diajukan untuk evaluasi.

Kesalahan yang sering ditemukan antara lain ketidaksesuaian antara dokumen dan kondisi lapangan, sistem mutu yang belum diterapkan secara konsisten, serta peran Penanggung Jawab Teknis yang hanya bersifat administratif. BPOM menilai tidak hanya keberadaan dokumen, tetapi juga implementasi nyata di fasilitas produksi. Selain itu, keterlambatan dalam menanggapi permintaan perbaikan juga menjadi faktor penghambat.

Banyak pelaku usaha yang tidak segera melakukan tindak lanjut, sehingga proses evaluasi menjadi tertunda dan harus mengulang tahapan tertentu.
• Dokumen tidak sinkron dengan kondisi aktual
• SOP ada tetapi tidak diterapkan
• Tata letak bangunan tidak sesuai alur produksi
• PJT tidak terlibat aktif dalam pengawasan
• Keterlambatan menindaklanjuti hasil evaluasi

PERMATAMAS membantu mengidentifikasi potensi kesalahan sejak awal agar proses pengurusan SPA CPKB berjalan lebih efektif dan minim risiko penolakan.

PERMATAMAS Jasa Pengurusan SPA CPKB Profesional

Mengurus SPA CPKB membutuhkan pemahaman regulasi, kesiapan teknis, serta pengalaman menghadapi proses evaluasi BPOM. Bagi pelaku usaha kosmetik, terutama yang baru memulai, pendampingan profesional menjadi solusi strategis untuk mempercepat dan mempermudah proses sertifikasi.

PERMATAMAS hadir sebagai mitra terpercaya dalam pengurusan SPA CPKB, mulai dari analisis awal kesiapan usaha, penyusunan dokumen, hingga pendampingan saat audit BPOM. Pendekatan yang digunakan bersifat menyeluruh dan disesuaikan dengan kondisi riil fasilitas produksi klien.

Dengan dukungan tim berpengalaman di bidang perizinan dan regulasi kosmetik, PERMATAMAS membantu pelaku usaha membangun sistem CPKB yang berkelanjutan, bukan sekadar memenuhi syarat administratif.

Hal ini penting untuk mendukung kelancaran izin edar dan pengembangan bisnis kosmetik ke depan.
• Analisis kesiapan administratif dan teknis
• Penyusunan dan penyesuaian dokumen SPA CPKB
• Pendampingan sistem mutu dan SOP
• Persiapan audit dan inspeksi BPOM
• Konsultasi berkelanjutan pasca sertifikasi

PERMATAMAS berkomitmen menjadi solusi pengurusan SPA CPKB yang profesional, transparan, dan berorientasi pada keberhasilan jangka panjang industri kosmetik.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi Jawa Barat
Telp : 021-89253417
WA : 085777630555

FAQ

1. Apa itu SPA CPKB?
SPA CPKB adalah sertifikat dari BPOM yang menyatakan bahwa industri kosmetik telah memenuhi aspek Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik.

2. Apakah semua industri kosmetik wajib memiliki SPA CPKB?
Ya, SPA CPKB wajib dimiliki oleh industri kosmetik sebelum mengajukan izin edar produk kosmetik.

3. Siapa yang menerbitkan SPA CPKB?
SPA CPKB diterbitkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) setelah proses evaluasi dan audit.

4. Berapa lama proses pengurusan SPA CPKB?
Waktu proses bervariasi, umumnya beberapa bulan tergantung kesiapan dokumen dan hasil audit BPOM.

5. Apa saja syarat utama SPA CPKB?
Syarat utamanya meliputi legalitas usaha, sistem mutu CPKB, fasilitas produksi, dan Penanggung Jawab Teknis.

6. Apakah UMKM bisa mengurus SPA CPKB?
Bisa, selama memenuhi persyaratan administratif dan teknis yang ditetapkan BPOM.

7. Apa kualifikasi Penanggung Jawab Teknis (PJT) kosmetik?
PJT harus memiliki latar belakang kefarmasian sesuai dengan golongan industri kosmetik.

8. Apakah audit BPOM selalu dilakukan?
Ya, audit atau inspeksi lapangan merupakan bagian dari proses penilaian SPA CPKB.

9. Apa risiko jika tidak memiliki SPA CPKB?
Industri kosmetik tidak dapat memperoleh izin edar dan berisiko dikenai sanksi administratif.

10. Apakah bisa menggunakan jasa konsultan untuk pengurusan SPA CPKB?
Bisa, menggunakan jasa profesional seperti PERMATAMAS membantu mempercepat proses dan meminimalkan kesalahan.

jasa pengurusan sertifikasi halal
jasa pengurusan sertifikasi halal

Izin Kosmetik adalah jasa sepesilis dibidang pengurusan izin kosmetik, yang sudah pengalaman dan kantor berkedudukan di Kota Bekasi Jawa Barat.

Alamat

Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi,Jawa Barat, Indonesia.

Kontak

Telp : 021-89253417
Hp/WA : 085777630555

© 2023 Izin Kosmetik – Support oleh Dokter Website