Jasa Sertifikasi SPA CPKB & Notifikasi BPOM Pembersih Kulit Muka – Industri kosmetik pembersih kulit muka terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap produk skincare yang praktis dan sesuai jenis kulit. Mulai dari facial wash, cleansing milk, cleansing gel, micellar water hingga cleansing balm, berbagai produk tersebut harus diproduksi dan diedarkan dengan memperhatikan ketentuan keamanan, mutu, serta regulasi kosmetik yang berlaku.
Bagi pelaku usaha yang ingin memproduksi pembersih kulit muka, legalitas bukan hanya tentang memiliki produk dan kemasan yang menarik. Industri juga perlu mempersiapkan aspek produksi melalui Sertifikasi Pemenuhan Aspek Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik (SPA CPKB) sesuai skema yang berlaku serta melakukan notifikasi kosmetik BPOM sebelum produk diedarkan.
PERMATAMAS hadir untuk membantu pelaku usaha mempersiapkan proses legalitas industri kosmetik secara lebih terarah, mulai dari pendirian badan usaha, persiapan CPKB, dokumen produk, hingga pendampingan notifikasi kosmetik.
Jasa Sertifikasi SPA CPKB & Notifikasi BPOM Pembersih Kulit Muka
Jasa Sertifikasi SPA CPKB & Notifikasi BPOM Pembersih Kulit Muka adalah layanan pendampingan bagi pelaku usaha kosmetik yang memproduksi produk pembersih wajah agar dapat mempersiapkan pemenuhan aspek Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik serta proses notifikasi kosmetik kepada BPOM.
Untuk industri kosmetik, persyaratan dan mekanisme sertifikasi CPKB saat ini mengacu pada PerBPOM No. 8 Tahun 2026. Sementara tata cara pengajuan notifikasi kosmetik mengacu pada PerBPOM No. 21 Tahun 2022 yang saat ini berstatus berlaku.
Secara sederhana, prosesnya dapat dipahami sebagai:
Persiapan badan usaha → NIB dan legalitas usaha → kesiapan fasilitas dan sistem mutu → SPA CPKB/CPKB sesuai skema → persiapan data produk → notifikasi kosmetik BPOM → produk siap diedarkan sesuai ketentuan.
Perlu dibedakan bahwa sertifikasi CPKB/SPA CPKB merupakan aspek sarana dan proses produksi, sedangkan notifikasi BPOM berkaitan dengan produk kosmetik yang akan diedarkan.
Mengapa Pembersih Kulit Muka Membutuhkan Legalitas Kosmetik?
Pembersih kulit muka merupakan produk yang digunakan langsung pada kulit. Karena itu, pelaku usaha perlu memastikan bahwa proses produksi, bahan, mutu, keamanan, informasi produk, dan sistem pengawasannya memenuhi ketentuan yang berlaku.
BPOM menyediakan sistem pengecekan produk kosmetik yang telah terdaftar sehingga masyarakat maupun pelaku usaha dapat melakukan pengecekan berdasarkan nama produk, merek, nomor registrasi, pendaftar, komposisi, dan informasi lainnya. (Cek BPOM)
Bagi pemilik brand, legalitas juga memberikan manfaat bisnis karena produk dapat dipasarkan dengan dasar regulasi yang lebih jelas dan membantu membangun kepercayaan konsumen.

Apa Itu SPA CPKB untuk Industri Kosmetik?
SPA CPKB merupakan bagian dari mekanisme pemenuhan aspek Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik yang diterapkan pada industri kosmetik sesuai ketentuan BPOM.
Regulasi terbaru adalah PerBPOM No. 8 Tahun 2026 tentang Sertifikasi Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik. Regulasi tersebut mulai berlaku pada 29 April 2026 dan mencabut PerBPOM No. 33 Tahun 2021.
BPOM menjelaskan bahwa regulasi baru tersebut melakukan sejumlah penyederhanaan proses sertifikasi, tetapi standar keamanan dan mutu kosmetik tetap harus dipenuhi.
Bagi industri yang memproduksi pembersih kulit muka, kesiapan CPKB perlu dilihat dari skema dan kondisi industrinya, termasuk fasilitas, sistem mutu, personalia, dokumentasi, sanitasi, produksi, pengawasan mutu, serta aspek terkait lainnya.
Apa Itu Notifikasi BPOM untuk Pembersih Kulit Muka?
Notifikasi kosmetik adalah mekanisme yang digunakan untuk memperoleh notifikasi atas produk kosmetik yang akan diedarkan di Indonesia.
Tata cara pengajuan notifikasi kosmetik diatur dalam PerBPOM No. 21 Tahun 2022 tentang Tata Cara Pengajuan Notifikasi Kosmetika, yang berdasarkan JDIH BPOM masih berstatus berlaku.
Dengan demikian, produk seperti facial wash, cleansing gel, cleansing milk, micellar water, dan produk pembersih wajah lainnya perlu dipersiapkan data dan dokumennya sesuai kategori kosmetik dan ketentuan BPOM yang berlaku.
Notifikasi tidak seharusnya dipandang hanya sebagai proses administratif. Data produk, komposisi, penandaan, merek, kemasan, perusahaan, serta dokumen pendukung perlu dipersiapkan secara konsisten.
10 Contoh Produk Kosmetik Pembersih Kulit Muka
Berikut beberapa contoh produk pembersih kulit muka yang umum dikembangkan oleh pelaku usaha kosmetik.
1. Facial Wash
Facial wash merupakan sabun atau pembersih wajah yang umumnya digunakan untuk membersihkan kotoran, minyak berlebih, dan residu kosmetik dari permukaan kulit. Formulasinya dapat disesuaikan dengan karakteristik produk dan target konsumen.
2. Facial Cleansing Gel
Cleansing gel memiliki tekstur berbentuk gel dan dapat dikembangkan sebagai produk pembersih wajah dengan sensasi pemakaian yang ringan. Produk ini banyak digunakan sebagai bagian dari rutinitas perawatan kulit.
3. Facial Cleansing Foam
Facial cleansing foam merupakan pembersih wajah yang menghasilkan busa ketika digunakan. Produk dapat diformulasikan dengan bahan kosmetik yang sesuai dengan fungsi dan klaim produk.
4. Cleansing Milk
Cleansing milk memiliki tekstur menyerupai susu atau emulsi dan digunakan untuk membantu membersihkan wajah. Produk ini dapat diposisikan sebagai pembersih wajah dengan karakteristik penggunaan yang lebih lembut.
5. Micellar Water
Micellar water merupakan pembersih berbentuk cair yang digunakan untuk membantu mengangkat kotoran, minyak, dan residu makeup dari kulit. Produk biasanya digunakan menggunakan kapas sebelum atau sebagai bagian dari rutinitas pembersihan wajah.
6. Cleansing Balm
Cleansing balm memiliki tekstur balm dan umumnya digunakan untuk membantu meluruhkan makeup, sunscreen, dan kotoran pada wajah. Setelah diaplikasikan, produk dapat mengalami perubahan tekstur sesuai formulasi.
7. Cleansing Oil
Cleansing oil merupakan produk pembersih berbasis minyak yang digunakan untuk membantu membersihkan makeup dan kotoran yang larut dalam minyak. Formulasi dan klaim produk tetap perlu disesuaikan dengan ketentuan kosmetik.
8. Cleansing Cream
Cleansing cream merupakan produk pembersih dengan tekstur krim. Produk dapat dikembangkan untuk penggunaan pada wajah dengan karakteristik formula tertentu sesuai konsep produk dan target pasar.
9. Exfoliating Cleanser
Exfoliating cleanser merupakan produk pembersih wajah yang juga memiliki fungsi eksfoliasi sesuai bahan dan klaim kosmetik yang digunakan. Pemilihan bahan dan klaim harus diperhatikan agar tetap sesuai dengan kategori kosmetik.
10. Gentle Facial Cleanser
Gentle facial cleanser merupakan pembersih wajah yang dikembangkan dengan konsep penggunaan yang ringan. Produk dapat ditujukan untuk konsumen yang mencari pembersih wajah dengan karakteristik formula tertentu.
Catatan: contoh produk di atas merupakan contoh kategori produk. Formula, bahan, klaim, bentuk sediaan, penandaan, dan klasifikasi akhir perlu disesuaikan dengan ketentuan BPOM sebelum produk dinotifikasi.
Persyaratan Sertifikasi CPKB untuk Industri Pembersih Kulit Muka
Persyaratan akan bergantung pada jenis permohonan dan skema industri yang digunakan. Namun, pelaku usaha perlu mempersiapkan aspek legalitas usaha sekaligus kesiapan sarana dan sistem produksi.
Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan antara lain:
- NIB dan legalitas badan usaha;
- penanggung jawab teknis sesuai ketentuan;
- fasilitas produksi yang sesuai;
- sistem mutu CPKB;
- prosedur operasional yang terdokumentasi;
- sanitasi dan higiene;
- dokumentasi produksi;
- pengawasan mutu;
- penyimpanan bahan dan produk;
- pengendalian proses produksi;
- penanganan keluhan;
- penarikan produk jika diperlukan.
BPOM juga menjelaskan bahwa penerapan CPKB berkaitan dengan berbagai aspek seperti sistem manajemen mutu, personalia, bangunan dan fasilitas, peralatan, sanitasi dan higiene, produksi, pengawasan mutu, dokumentasi, penyimpanan, serta penanganan keluhan dan penarikan produk sesuai skema sertifikasi yang diajukan.
Dokumen Notifikasi Kosmetik Pembersih Wajah
Dokumen notifikasi perlu disesuaikan dengan status pemohon dan jenis kegiatan usaha.
Untuk industri kosmetik, dokumen yang dipersiapkan antara lain NIB, dokumen CPKB atau pemenuhan aspek CPKB yang masih berlaku sesuai ketentuan, serta dokumen yang berkaitan dengan merek. Dalam dokumen persyaratan pemohon notifikasi BPOM juga tercantum Surat Pernyataan Hak Atas Merek dan dokumen sertifikat merek apabila tersedia.
Karena itu, aspek merek sebaiknya tidak dipisahkan dari persiapan notifikasi produk.
Pelaku usaha dapat mempersiapkan perlindungan merek melalui layanan pendaftaran merek HAKI agar kepemilikan merek bisnis memiliki dasar hukum yang lebih kuat.
Tahapan Jasa Sertifikasi SPA CPKB & Notifikasi BPOM
Secara umum, pendampingan dapat dilakukan melalui beberapa tahapan berikut.
1. Konsultasi dan Identifikasi Produk
Tahap pertama adalah mengidentifikasi jenis pembersih wajah yang akan diproduksi, konsep formula, bentuk sediaan, klaim, kemasan, merek, serta model bisnis produksi.
Tujuannya agar kebutuhan legalitas dapat dipetakan sejak awal.
2. Pemeriksaan Legalitas Usaha
Pelaku usaha perlu memastikan badan usaha dan NIB telah sesuai dengan kegiatan industri kosmetik yang dijalankan.
Bagi pengusaha yang masih berada pada tahap awal, PERMATAMAS juga dapat membantu kebutuhan pendirian PT perusahaan.
3. Persiapan Sistem CPKB
Tahap berikutnya adalah mempersiapkan penerapan sistem CPKB sesuai skema yang diperlukan.
Dokumen, SOP, fasilitas, personalia, sanitasi, produksi, dokumentasi, dan pengawasan mutu perlu disiapkan secara konsisten.
4. Pengajuan Sertifikasi Sesuai Ketentuan
Pengajuan dilakukan melalui mekanisme yang ditetapkan BPOM. Regulasi CPKB terbaru memberikan beberapa penyederhanaan proses sertifikasi dibandingkan regulasi sebelumnya. (POM RI)
Pendampingan profesional dapat membantu pelaku usaha memahami dokumen yang diperlukan dan mempersiapkan fasilitas sebelum proses evaluasi.
5. Persiapan Data Produk Kosmetik
Setelah aspek sarana dan produksi dipersiapkan, data produk pembersih kulit muka perlu disusun secara lengkap.
Data dapat mencakup formula, bahan, kemasan, penandaan, klaim, merek, dan informasi lain sesuai persyaratan notifikasi.
6. Pengajuan Notifikasi BPOM
Setelah persyaratan pemohon dan produk terpenuhi, proses notifikasi dilakukan melalui mekanisme yang ditetapkan BPOM.
BPOM juga menyediakan sistem pengecekan produk kosmetik yang memungkinkan pencarian berdasarkan nama produk, merek, NIE, nama pendaftar, dan komposisi. (Cek BPOM)
Mengapa CPKB dan Notifikasi BPOM Harus Dipersiapkan Bersamaan?
Kesalahan yang sering terjadi adalah pelaku usaha hanya fokus pada produk dan kemasan, sementara kesiapan fasilitas produksi serta dokumen legalitas belum diperiksa.
Padahal, CPKB dan notifikasi BPOM memiliki fungsi yang berbeda tetapi saling berkaitan dalam ekosistem legalitas kosmetik.
CPKB berhubungan dengan bagaimana kosmetik diproduksi dengan memenuhi standar yang ditetapkan, sedangkan notifikasi berkaitan dengan produk kosmetik yang akan diedarkan.
Karena itu, persiapan yang dilakukan sejak awal dapat membantu mengurangi risiko ketidaksesuaian dokumen, formula, klaim, merek, atau fasilitas.
Pentingnya Merek untuk Produk Pembersih Wajah
Brand skincare merupakan salah satu aset penting dalam bisnis kosmetik. Nama yang digunakan pada facial wash atau produk pembersih wajah sebaiknya dipersiapkan dengan mempertimbangkan aspek merek sejak awal.
Pendaftaran merek dapat membantu memberikan perlindungan hukum terhadap identitas brand sesuai ketentuan kekayaan intelektual.
Hal ini juga relevan dengan dokumen notifikasi kosmetik karena BPOM mencantumkan dokumen terkait hak atas merek dalam persyaratan pemohon notifikasi.
Sertifikasi Halal untuk Produk Pembersih Kulit Muka
Selain CPKB dan notifikasi BPOM, pelaku usaha kosmetik juga dapat mempertimbangkan kebutuhan sertifikasi halal sesuai ketentuan yang berlaku.
Bagi brand yang ingin membangun kepercayaan konsumen Muslim, persiapan halal dapat dilakukan bersamaan dengan perencanaan legalitas produk.
PERMATAMAS dapat membantu pelaku usaha dalam proses sertifikasi halal kosmetik.
Dengan melakukan perencanaan sejak awal, pelaku usaha dapat menghindari perubahan berulang pada dokumen, bahan, pemasok, maupun proses produksi.
Mengapa Memilih Pendampingan Sertifikasi CPKB?
Proses legalitas industri kosmetik melibatkan berbagai aspek yang saling berhubungan. Bukan hanya formulir administratif, tetapi juga kesiapan sistem dan sarana.
Pendampingan dapat membantu pelaku usaha dalam:
- memetakan persyaratan;
- mengevaluasi kesiapan dokumen;
- menyiapkan SOP;
- menyusun sistem mutu;
- mempersiapkan fasilitas;
- memeriksa kelengkapan data produk;
- mempersiapkan dokumen merek;
- mengarahkan proses pengajuan;
- melakukan pendampingan saat proses evaluasi;
- membantu mengidentifikasi kekurangan yang perlu diperbaiki.
Untuk kebutuhan jasa sertifikasi CPKB, PERMATAMAS dapat menjadi partner pendampingan legalitas industri kosmetik.
Keuntungan Menggunakan Jasa PERMATAMAS
Mengurus legalitas kosmetik secara mandiri memang memungkinkan, tetapi pelaku usaha harus memahami persyaratan dan mengikuti perubahan regulasi.
PERMATAMAS membantu mengintegrasikan kebutuhan legalitas sehingga pemilik brand tidak harus menangani setiap bagian secara terpisah.
Pendampingan dapat mencakup:
Pendirian badan usaha → legalitas usaha → CPKB → persiapan produk → notifikasi BPOM → merek → halal.
Model pendampingan seperti ini sangat membantu terutama bagi pengusaha yang baru membangun brand skincare dan belum memiliki tim regulatory affairs sendiri.
Peraturan CPKB Terbaru yang Perlu Diperhatikan pada 2026
Pelaku usaha kosmetik perlu memperhatikan bahwa aturan CPKB telah mengalami perubahan.
PerBPOM No. 8 Tahun 2026 ditetapkan pada 21 April 2026, diundangkan pada 29 April 2026, dan berstatus berlaku. Peraturan tersebut mencabut PerBPOM No. 33 Tahun 2021.
BPOM menyebutkan bahwa regulasi baru tersebut antara lain melakukan penyederhanaan proses sertifikasi dan menghapus persetujuan denah bangunan kosmetik dalam mekanisme yang sebelumnya berlaku. (POM RI)
Karena regulasi dapat berubah, pelaku usaha sebaiknya tidak hanya menggunakan informasi lama dari artikel, marketplace, atau forum internet. Pemeriksaan terhadap ketentuan BPOM terbaru tetap penting sebelum mengajukan permohonan.
Berapa Biaya Sertifikasi CPKB dan Notifikasi BPOM?
Biaya resmi pemerintah dapat berubah mengikuti ketentuan PNBP terbaru. Pada 2026, BPOM telah mencantumkan PP No. 15 Tahun 2026 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis PNBP yang Berlaku pada BPOM, yang mulai berlaku 27 Mei 2026 dan mencabut PP No. 32 Tahun 2017.
Besaran biaya juga dapat berbeda berdasarkan jenis layanan, status industri, bentuk permohonan, dan layanan produk yang diajukan.
Selain biaya resmi pemerintah, pelaku usaha perlu memperhitungkan biaya persiapan internal seperti fasilitas, pengujian, pengembangan formula, kemasan, dokumentasi, dan jasa pendampingan apabila menggunakan konsultan.
Karena itu, estimasi sebaiknya dibuat berdasarkan kondisi usaha dan jumlah produk yang akan diproses, bukan menggunakan satu angka untuk semua industri.
Kesimpulan
Jasa Sertifikasi SPA CPKB & Notifikasi BPOM Pembersih Kulit Muka dibutuhkan oleh pelaku usaha yang ingin membangun industri kosmetik pembersih wajah dengan persiapan legalitas yang lebih terstruktur.
Produk seperti facial wash, cleansing gel, cleansing foam, cleansing milk, micellar water, cleansing balm, cleansing oil, cleansing cream, exfoliating cleanser, dan gentle facial cleanser perlu dipersiapkan dengan memperhatikan formula, bahan, klaim, kemasan, merek, proses produksi, serta ketentuan notifikasi kosmetik.
Dengan berlakunya PerBPOM No. 8 Tahun 2026, pelaku usaha juga perlu menggunakan acuan CPKB terbaru dan tidak semata-mata mengandalkan persyaratan dari regulasi lama. (POM RI)
Jika Anda sedang mempersiapkan brand pembersih kulit muka dan membutuhkan pendampingan mulai dari legalitas perusahaan, CPKB, notifikasi BPOM, merek hingga halal, PERMATAMAS siap membantu memetakan kebutuhan usaha Anda dari awal sampai tahap pengajuan sesuai ketentuan yang berlaku.
Butuh Jasa Sertifikasi SPA CPKB & Notifikasi BPOM Pembersih Kulit Muka? PERMATAMAS membantu persiapan CPKB, dokumen produk, notifikasi BPOM, merek, hingga halal. Konsultasikan sekarang!
KONSULTASI GRATIS
PERMATAMAS
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi 17131
No Telp : 021-89253417
Watshapp : 085777630555
FAQ Jasa Sertifikasi SPA CPKB & Notifikasi BPOM Pembersih Kulit Muka
1. Apa itu SPA CPKB untuk produk pembersih kulit muka?
SPA CPKB merupakan bagian dari pemenuhan aspek Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik pada industri kosmetik sesuai skema yang berlaku.
2. Apakah facial wash perlu notifikasi BPOM?
Produk facial wash yang termasuk kosmetik dan akan diedarkan di Indonesia perlu mengikuti ketentuan notifikasi kosmetik BPOM yang berlaku.
3. Apakah CPKB sama dengan notifikasi BPOM?
Tidak. CPKB berkaitan dengan pemenuhan standar proses dan sistem produksi kosmetik, sedangkan notifikasi berkaitan dengan produk kosmetik yang akan diedarkan.
4. Apa regulasi CPKB terbaru pada 2026?
Regulasi terbaru adalah PerBPOM No. 8 Tahun 2026 tentang Sertifikasi Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik, yang berlaku sejak 29 April 2026.
5. Apa regulasi notifikasi kosmetik yang berlaku?
Tata cara pengajuan notifikasi kosmetik saat ini mengacu pada PerBPOM No. 21 Tahun 2022 tentang Tata Cara Pengajuan Notifikasi Kosmetika, yang tercatat berstatus berlaku.
6. Produk apa saja yang dapat termasuk pembersih kulit muka?
Contohnya facial wash, cleansing gel, cleansing foam, cleansing milk, micellar water, cleansing balm, cleansing oil, cleansing cream, exfoliating cleanser, dan gentle facial cleanser.
7. Apakah merek harus dipersiapkan sebelum notifikasi BPOM?
Dokumen terkait hak atas merek merupakan bagian dari dokumen yang perlu diperhatikan dalam persyaratan pemohon notifikasi kosmetik.
8. Apakah produk kosmetik pembersih wajah perlu sertifikasi halal?
Kewajiban dan proses sertifikasi halal perlu dilihat berdasarkan ketentuan halal yang berlaku serta status dan jenis produk. Pelaku usaha dapat mempersiapkannya sebagai bagian dari perencanaan legalitas produk.
9. Apakah PERMATAMAS dapat membantu proses CPKB dan BPOM?
PERMATAMAS dapat membantu pendampingan persiapan legalitas industri kosmetik, termasuk kebutuhan CPKB dan persiapan proses notifikasi sesuai ruang lingkup layanan.
10. Bagaimana cara mulai mengurus SPA CPKB dan notifikasi BPOM untuk pembersih wajah?
Mulailah dengan konsultasi mengenai badan usaha, fasilitas produksi, jenis produk, formula, merek, kemasan, klaim, serta model produksi. Setelah itu kebutuhan CPKB dan notifikasi dapat dipetakan berdasarkan kondisi usaha Anda.
